Dirut PTPN X Dukung Pengembangan Enero

Terbit pada Senin, 12 Juni 2017

 

 

 

 

 

 

 

Mojokerto, Enero – Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Utama didampingi Muhammad Hanugroho, Direktur Komersial dan Dewan Komisaris PT Energi Agro Nusantara (Enero) meninjau kesiapan operasional produksi Pabrik Bioethanol, PT Enero tahun 2017.

Dalam kunjungannya, kedua Direksi PTPN X tersebut menggelar rapat dan plant tour (kunjungan pabrik) bersama Komisaris, Direksi dan Manager PT Enero.

Dalam rapat, Dwi Satriyo Annurogo, mengapresiasi kesiapan operasional produksi PT Enero tahun ini, terutama upaya pengembangan PT Enero kedepannya.

“Semoga operasional produksi berjalan lancar dan kami commit mendukung Enero maju kedepan termasuk anak perusahaan lainnya. Harapan kami, Anak Perusahaan dapat lebih maju dari induk perusahaan. Khusus untuk pengembangan, upaya modifikasi peralatan di Enero semoga memberikan hasil yang baik” ujar Dwi

Sementara pada kesempatan yang sama, Dimas Eko Prasetyo, Direktur PT Enero menyampaikan upaya modifikasi peralatan adalah bagian penting pengembangan perusahaan.

“Dengan upaya modifikasi ini diharapkan potensi pasar akan lebih fleksibel, tidak bergantung pada penjualan ethanol sebagai fuel grade (grade untuk campuran bahan bakar)” ujar Dimas

Sebagai informasi, modifikasi peralatan yang rencananya akan dimulai tahun depan, merubah spesifikasi dari sebelumnya memproduksi ethanol skala fuel grade menjadi industrial grade (kebutuhan industri), food grade (kebutuhan industri makanan dan minuman) dan pharma grade (kebutuhan industri farmasi).

Di sisi lain, Izmirta Rachman, Direktur Utama PT Enero, menyampaikan beberapa potensial buyer (calon pembeli) sudah didapatkan.

“Untuk operasional tahun 2017, permintaan pasar sudah ada, termasuk pasar pengembangan ethanol lainnya seperti industri acrylic. Namun demikian, apabila fuel grade dibutuhkan kami siap mensuplai” tutup Eric, sapaan akrab Direktur Utama PT Enero ini. (ARH_Enero, FIR_Sekper)

Posted in Berita

Terdapat 0 komentar

Silahkan tambahkan komentar