PTPN X Tanam Lahan Agroforestry di Desa Jelu Bojonegoro

Terbit pada Jumat, 15 Nopember 2019

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X melakukan penanaman tebu di lahan Agroforestry Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro seluas 50,643 Ha, Jumat (15/11). Program ini bekerjasama dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Perum Perhutani Bojonegoro. Lahan tersebut akan ditanami varietas NX 01 dengan potensi rendemen 9,9% dan produktivitas 124 Ton/Ha.

Sebelumnya, lahan agroforestry tebu yang telah tertanam seluas 223,63 Ha tersebar di KPH Mojokerto, KPH Bojonegoro, dan KPH Jombang. Tahun 2019, ada penambahan penanaman seluas 40 Ha di KPH Jombang di bulan Oktober lalu dan 50 Ha di KPH Bojonegoro. Kali ini, penanaman akan direncanakan seluas 50,643 Ha, terdiri dari 4 (empat) petak yang terbagi di Desa Jelu, RPH Prajegan 2 (dua) petak seluas 26,178 Ha dan di Desa Dukuh Kidul BKPH Sendang Serong 2 (dua) petak seluas 24,465 Ha kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Nantinya, tebu-tebu tersebut akan di kelola langsung oleh PG Djombang Baru untuk menjaga keajegan pasok BBT pada Musim Giling 2020.

“Kerjasama ini merupakan sinergi BUMN dengan Perum Perhutani dan merupakan tugas Negara berdasarkan SKB 4 Menteri sebagai wujud BUMN Hadir Untuk Negeri, karena kegiatan Agroforestry tebu memberikan peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar untuk bersama-sama membangun, melindungi, dan memanfaatkan sumberdaya hutan sebagai penggerak ekonomi di pedesaan,” ujar Aris Toharisman, Direktur Operasional PTPN X dalam sambutannya.

Tanam perdana ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara PTPN X dengan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur untuk melakukan pemanfaatan kawasan hutan berupa kegiatan budidaya tanaman tebu guna mendukung ketahanan pangan. (Valen_UWM, CIN_Sekper)

Posted in Berita

Terdapat 0 komentar