Tiga Posisi Daun untuk Dekblad/Omblad Cerutu

Terbit pada Jumat, 28 Juli 2017

Memasuki hari kedua pelatihan sortasi dan grading tembakau, ‘menu’ yang disajikan pun berbeda. Jika edisi perdana, trainee dikenalkan dengan klasifikasi keutuhan daun, di hari kedua ini mereka diajarkan  tentang klasifikasi posisi daun. Daun yang dipanen ini biasanya jenis daun KOS, KAK, dan TNG.

Penamaan ini berdasarkan posisi daun tembakau dalam satu pohon ketika masih di lahan. Daun KOS (Daun Koseran) adalah daun yang posisinya paling bawah. Daun KAK (Daun Kaki) adalah daun yang posisinya di atas daun KOS. Daun TNG (Daun Tengah) adalah daun yang posisinya di atas daun KAK. Dan di atas daun KAK masih ada daun PUT (Daun Pucuk), namun tidak dipanen karena memiliki ukur kecil serta daunnya paling tebal.

Menurut Mulyono, Asisten Manajer Pengolahan Gudang Maesan, ciri daun KOS adalah: 1) Bentuk daun lebar, ujung daun agak bundar; 2) daun tipis, urat daun halus; 3) tekstur daun open. Kemudian ciri daun KAK terdiri dari: 1) bentuk daun lebar, ujung daun agak sempit; 2) daun tipis sampai dengan agak tebal, urat daun halus; 3) tekstur daun open. Sedangkan ciri daun TNG meliputi: 1) bentuk daun agak lebar, ujung daun sempit; 2) daun agak tebal sampai dengan tebal, urat daun kurang halus; 3) tekstur daun agak closed.

Asisten Manajer Pengolahan Kebun Ajong Gayasan Subandi yang turut mengawal acara tersebut menambahkan, bahwa pihak penyelenggara menyediakan lima kilogram daun yang sudah turun rompos untuk setiap trainee. Mereka harus memisahkan daun tersebut menjadi daun KOS, KAK, dan TNG dengan mengabaikan daun tersebut utuh (U) atau berlubang (Y/YY/RFU). (Okta P. I_Penelitian Tembakau Jember, CIN_Sekper

Posted in Berita

Terdapat 0 komentar

Silahkan tambahkan komentar